[belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

classic Classic list List threaded Threaded
13 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

[belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Eira_ariE
Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe ).

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. 


Pertanyaan :

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari



00 - Hasil Coba Power Pivot.xlsx (461K) Download Attachment
01 - data mhs.xlsx (13K) Download Attachment
02 - input yudisium dan wisuda.xlsx (16K) Download Attachment
03 - Data Nilai.xlsx (14K) Download Attachment
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
Wa'alaikumussalam wr wb

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
Name Manager di sebuah worksheet.

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
ETL)
> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses
OLAP data modelling)

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.
> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field
yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
   Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.

4. Saya memakai office 2016
> saya tidak tahu jawabannya...

Wassalamu'alaikum wr wb
Kid


On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
[belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe ).
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
>
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Bls: Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Eira_ariE
Yth. Mr. Kid
Mohon pencerahannya.
1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?
Terimakasih Mr. Kid

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

  Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel]<[hidden email]> menulis:    

Wa'alaikumussalam wr wb
1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 
> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.
2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)
3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.
> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
4. Saya memakai office 2016  
> saya tidak tahu jawabannya...
Wassalamu'alaikum wr wbKid

On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  

Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe ).

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. 


Pertanyaan :

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari





  #yiv7485005141 #yiv7485005141 -- #yiv7485005141ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp #yiv7485005141hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp #yiv7485005141ads {margin-bottom:10px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp .yiv7485005141ad {padding:0 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp .yiv7485005141ad p {margin:0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mkp .yiv7485005141ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ygrp-lc #yiv7485005141hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ygrp-lc .yiv7485005141ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity span {font-weight:700;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity span span {color:#ff7900;}#yiv7485005141 #yiv7485005141activity span .yiv7485005141underline {text-decoration:underline;}#yiv7485005141 .yiv7485005141attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv7485005141 .yiv7485005141attach div a {text-decoration:none;}#yiv7485005141 .yiv7485005141attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv7485005141 .yiv7485005141attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7485005141 .yiv7485005141attach label a {text-decoration:none;}#yiv7485005141 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv7485005141 .yiv7485005141bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7485005141 .yiv7485005141bold a {text-decoration:none;}#yiv7485005141 dd.yiv7485005141last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7485005141 dd.yiv7485005141last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7485005141 dd.yiv7485005141last p span.yiv7485005141yshortcuts {margin-right:0;}#yiv7485005141 div.yiv7485005141attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv7485005141 div.yiv7485005141attach-table {width:400px;}#yiv7485005141 div.yiv7485005141file-title a, #yiv7485005141 div.yiv7485005141file-title a:active, #yiv7485005141 div.yiv7485005141file-title a:hover, #yiv7485005141 div.yiv7485005141file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7485005141 div.yiv7485005141photo-title a, #yiv7485005141 div.yiv7485005141photo-title a:active, #yiv7485005141 div.yiv7485005141photo-title a:hover, #yiv7485005141 div.yiv7485005141photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7485005141 div#yiv7485005141ygrp-mlmsg #yiv7485005141ygrp-msg p a span.yiv7485005141yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7485005141 .yiv7485005141green {color:#628c2a;}#yiv7485005141 .yiv7485005141MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv7485005141 o {font-size:0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141photos div {float:left;width:72px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141reco-category {font-size:77%;}#yiv7485005141 #yiv7485005141reco-desc {font-size:77%;}#yiv7485005141 .yiv7485005141replbq {margin:4px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg select, #yiv7485005141 input, #yiv7485005141 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg pre, #yiv7485005141 code {font:115% monospace;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-mlmsg #yiv7485005141logo {padding-bottom:10px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-msg p#yiv7485005141attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-reco #yiv7485005141reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-sponsor #yiv7485005141ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7485005141 #yiv7485005141ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv7485005141
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?

> bisa iya dan bisa juga tidak
> semua itu tergantung model data yang dipilih
> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
kebutuhan output
> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
yaitu :
     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
nilai yang dibutuhkan output
     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
ada di tabel utama
   susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
yang dibutuhkan output
   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
dijadikan dimensi

2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ?
> Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?

> kriterianya adalah karena dibutuhkan
> jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
> simpel kan...

3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?

> tergantung kebutuhan
> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si
xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object
xltable juga.
> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
maslahat

hmmm...
rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...

Regards,
Kid







On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email]
[belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Mohon pencerahannya.
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel]
> <[hidden email]> menulis:
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
> Name Manager di sebuah worksheet.
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
> ETL)
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
> proses OLAP data modelling)
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
> 4. Saya memakai office 2016
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe ).
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
>
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Eira_ariE
Yth. Mr. Kid
Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak sesuai harapan.Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut :1. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data model2. membuat connection antar table, antar workbook 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah dibuat.
mohon pencerahannya ....terima kasih ari

    On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  


1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?  
> bisa iya dan bisa juga tidak> semua itu tergantung model data yang dipilih> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik kebutuhan output> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama   susunan sederhana ini sering disebut star-schema> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi

2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
> kriterianya adalah karena dibutuhkan> jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan> simpel kan...

3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?  
> tergantung kebutuhan> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object xltable juga.> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat
hmmm...rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
Regards,Kid






On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  
Yth. Mr. Kid

Mohon pencerahannya.
1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?
Terimakasih Mr. Kid

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

  Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel]<[hidden email]> menulis:    

Wa'alaikumussalam wr wb
1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 
> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.
2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)
3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.
> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
4. Saya memakai office 2016  
> saya tidak tahu jawabannya...
Wassalamu'alaikum wr wbKid

On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  

Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe )..

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1.. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. 


Pertanyaan :

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya..

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari









  #yiv6832865369 #yiv6832865369 -- #yiv6832865369ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp #yiv6832865369hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp #yiv6832865369ads {margin-bottom:10px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp .yiv6832865369ad {padding:0 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp .yiv6832865369ad p {margin:0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mkp .yiv6832865369ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ygrp-lc #yiv6832865369hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ygrp-lc .yiv6832865369ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity span {font-weight:700;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity span span {color:#ff7900;}#yiv6832865369 #yiv6832865369activity span .yiv6832865369underline {text-decoration:underline;}#yiv6832865369 .yiv6832865369attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv6832865369 .yiv6832865369attach div a {text-decoration:none;}#yiv6832865369 .yiv6832865369attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv6832865369 .yiv6832865369attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6832865369 .yiv6832865369attach label a {text-decoration:none;}#yiv6832865369 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv6832865369 .yiv6832865369bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6832865369 .yiv6832865369bold a {text-decoration:none;}#yiv6832865369 dd.yiv6832865369last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6832865369 dd.yiv6832865369last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6832865369 dd.yiv6832865369last p span.yiv6832865369yshortcuts {margin-right:0;}#yiv6832865369 div.yiv6832865369attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv6832865369 div.yiv6832865369attach-table {width:400px;}#yiv6832865369 div.yiv6832865369file-title a, #yiv6832865369 div.yiv6832865369file-title a:active, #yiv6832865369 div.yiv6832865369file-title a:hover, #yiv6832865369 div.yiv6832865369file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6832865369 div.yiv6832865369photo-title a, #yiv6832865369 div.yiv6832865369photo-title a:active, #yiv6832865369 div.yiv6832865369photo-title a:hover, #yiv6832865369 div.yiv6832865369photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6832865369 div#yiv6832865369ygrp-mlmsg #yiv6832865369ygrp-msg p a span.yiv6832865369yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6832865369 .yiv6832865369green {color:#628c2a;}#yiv6832865369 .yiv6832865369MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv6832865369 o {font-size:0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369photos div {float:left;width:72px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369reco-category {font-size:77%;}#yiv6832865369 #yiv6832865369reco-desc {font-size:77%;}#yiv6832865369 .yiv6832865369replbq {margin:4px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg select, #yiv6832865369 input, #yiv6832865369 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg pre, #yiv6832865369 code {font:115% monospace;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-mlmsg #yiv6832865369logo {padding-bottom:10px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-msg p#yiv6832865369attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-reco #yiv6832865369reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-sponsor #yiv6832865369ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6832865369 #yiv6832865369ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv6832865369
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
hmmm...
bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan
data-data yang akan diproses.
Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di
bagian values yang ingin ditampilkan ?
Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique,
dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci
tersebut ?

Bagaimana dengan data Anda ?
Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara
dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti
setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya
(entah ada isinya atau tidak).
Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data
yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2
tabel data ?
Wajarnya orang awam akan berkata begini :
"eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan
ikut wisuda tanggal segono loh"
Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar
informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal
lahir, dan sebagainya.

Diimil sebelum ini ada kalimat begini :

> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi


Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada
kolom-kolom :
kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal
yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang
stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai

Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang
kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode
mahasiswa yang unique
Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai
di-remove duplicate blabla seperti di atas
Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
dst
Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per
record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya
yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi
bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci
setiap dimensi dan kolom-kolom sisa

Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke
data Anda.

Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut
'tergantung konteks'.
Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum
keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
wkwkwk...
kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...

yo wis lah...
sila dicoba saja dulu..

Regards,
Kid














On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email]
[belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field
> yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table
> tidak sesuai harapan.
> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang
> sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>
> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat
> video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut
> :
> 1. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data
> model
> 2. membuat connection antar table, antar workbook
> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah
> dibuat.
>
> mohon pencerahannya ..
> terima kasih ari
>
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> > bisa iya dan bisa juga tidak
> > semua itu tergantung model data yang dipilih
> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
> kebutuhan output
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
> output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
> dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
> bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
> dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
> > simpel kan...
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> > tergantung kebutuhan
> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh
> si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi
> object xltable juga.
> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
> maslahat
>
> hmmm...
> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Mohon pencerahannya.
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel]
> <[hidden email]> menulis:
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
> Name Manager di sebuah worksheet.
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
> ETL)
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
> proses OLAP data modelling)
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
> 4. Saya memakai office 2016
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe )...
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya..
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
>
>
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,
saya lampirkan contohnya ya...

Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya
ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer
setempat), kemudian tutup seluruh Excel
5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke
sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan
refresh all melalui menu DATA

Selamat mencoba...
Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot
yang ada dalam file lampiran tersebut.


Regards,
Kid










On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:

> hmmm...
> bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan
> data-data yang akan diproses.
> Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
> Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di
> bagian values yang ingin ditampilkan ?
> Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique,
> dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci
> tersebut ?
>
> Bagaimana dengan data Anda ?
> Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara
> dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
> Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi
> pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya
> (entah ada isinya atau tidak).
> Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data
> yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
> Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai
> 2 tabel data ?
> Wajarnya orang awam akan berkata begini :
> "eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan
> ikut wisuda tanggal segono loh"
> Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar
> informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal
> lahir, dan sebagainya.
>
> Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
>
>> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
>> yaitu :
>>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
>> nilai yang dibutuhkan output
>>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
>> ada di tabel utama
>>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
>> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
>> yang dibutuhkan output
>>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
>> dijadikan dimensi
>
>
> Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada
> kolom-kolom :
> kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal
> yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang
> stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
>
> Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
> Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang
> kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode
> mahasiswa yang unique
> Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai
> di-remove duplicate blabla seperti di atas
> Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
> dst
> Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per
> record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya
> yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
> Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi
> bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci
> setiap dimensi dan kolom-kolom sisa
>
> Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke
> data Anda.
>
> Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
> Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
> Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya
> disebut 'tergantung konteks'.
> Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum
> keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
> wkwkwk...
> kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...
>
> yo wis lah...
> sila dicoba saja dulu..
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>>
>>
>> Yth. Mr. Kid
>>
>> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field
>> yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table
>> tidak sesuai harapan.
>> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang
>> sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>>
>> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya
>> lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai
>> berikut :
>> 1. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data
>> model
>> 2. membuat connection antar table, antar workbook
>> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
>> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah
>> dibuat.
>>
>> mohon pencerahannya ..
>> terima kasih ari
>>
>>
>> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid'
>> [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]>
>> wrote:
>>
>>
>>
>>
>> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
>> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>>
>> > bisa iya dan bisa juga tidak
>> > semua itu tergantung model data yang dipilih
>> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
>> kebutuhan output
>> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
>> yaitu :
>>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
>> nilai yang dibutuhkan output
>>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
>> ada di tabel utama
>>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
>> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
>> yang dibutuhkan output
>>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
>> dijadikan dimensi
>>
>> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
>> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
>> bagaimana ?
>>
>> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
>> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
>> output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
>> dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
>> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
>> bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
>> dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
>> > simpel kan...
>>
>> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
>> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
>> dua2nya ?
>>
>> > tergantung kebutuhan
>> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh
>> si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi
>> object xltable juga.
>> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
>> maslahat
>>
>> hmmm...
>> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
>> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian....
>>
>> Regards,
>> Kid
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email]
>> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>>
>>
>>
>> Yth. Mr. Kid
>>
>> Mohon pencerahannya.
>>
>> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
>> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>>
>> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
>> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
>> bagaimana ?
>>
>> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
>> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
>> dua2nya ?
>>
>> Terimakasih Mr. Kid
>>
>> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
>> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>>
>> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email]
>> [belajar-excel]
>> <[hidden email]> menulis:
>>
>>
>> Wa'alaikumussalam wr wb
>>
>> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
>> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
>> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
>> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
>> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
>> Name Manager di sebuah worksheet.
>>
>> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
>> ETL)
>> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
>> proses OLAP data modelling)
>>
>> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
>> sesuai case saya.
>> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
>> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
>> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
>> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
>> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>>
>> 4. Saya memakai office 2016
>> > saya tidak tahu jawabannya...
>>
>> Wassalamu'alaikum wr wb
>> Kid
>>
>>
>> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
>> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>>
>>
>>
>> Yth. Rekan Belajar Excel
>>
>>
>> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>>
>> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
>> memanfaatkannya. Saya baru
>> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
>> menggabungkan
>> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
>> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
>> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
>> Refresh all, hehehehe )...
>>
>> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
>> hasil coba power query pivot.
>> Saya sudah mencoba hal berikut :
>>
>> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>>
>> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada
>> menu
>> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan
>> query,
>> only create connection dan add data model dicentang.
>>
>> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model
>> untuk
>> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu
>> coba
>> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>>
>>
>> Pertanyaan :
>>
>> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
>> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
>> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
>> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>>
>> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>>
>> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
>> sesuai case saya..
>>
>> 4. Saya memakai office 2016
>>
>> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>>
>> Terima kasih.
>>
>> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>>
>> Ari
>>
>>
>>
>>
>>
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Eira_ariE
Yth. Mr. Kid
Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.Lampiran contohnya tertinggal ?
Tksari    On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  

Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,saya lampirkan contohnya ya...

Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup seluruh Excel5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan refresh all melalui menu DATA
Selamat mencoba....Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot yang ada dalam file lampiran tersebut.

Regards,Kid









On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:

hmmm....bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan data-data yang akan diproses. Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di bagian values yang ingin ditampilkan ?Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique, dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci tersebut ?
Bagaimana dengan data Anda ?Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya (entah ada isinya atau tidak).Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2 tabel data ?Wajarnya orang awam akan berkata begini :"eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan ikut wisuda tanggal segono loh"Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal lahir, dan sebagainya.
Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output
     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama
   susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output
   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi

Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada kolom-kolom :kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode mahasiswa yang uniqueDimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai di-remove duplicate blabla seperti di atasDimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabladstSampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci setiap dimensi dan kolom-kolom sisa
Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke data Anda.
Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum. Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono". Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut 'tergantung konteks'. Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.wkwkwk...kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...
yo wis lah...sila dicoba saja dulu..
Regards,Kid













On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  

Yth. Mr. Kid
Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak sesuai harapan.Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut :1.. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data model2. membuat connection antar table, antar workbook 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah dibuat.
mohon pencerahannya ..terima kasih ari

    On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  


1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?  
> bisa iya dan bisa juga tidak> semua itu tergantung model data yang dipilih> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik kebutuhan output> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama   susunan sederhana ini sering disebut star-schema> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi

2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
> kriterianya adalah karena dibutuhkan> jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan> simpel kan...

3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?  
> tergantung kebutuhan> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object xltable juga.> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat
hmmm...rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
Regards,Kid






On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  
Yth. Mr. Kid

Mohon pencerahannya.
1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?
Terimakasih Mr. Kid

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

  Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel]<[hidden email]> menulis:      

Wa'alaikumussalam wr wb
1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 
> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.
2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)
3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.
> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
4. Saya memakai office 2016  
> saya tidak tahu jawabannya...
Wassalamu'alaikum wr wbKid

On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:

  

Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe )...

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1.. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan. 


Pertanyaan :

1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table . 

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya..

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari













  #yiv1467004612 #yiv1467004612 -- #yiv1467004612ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp #yiv1467004612hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp #yiv1467004612ads {margin-bottom:10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad {padding:0 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad p {margin:0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mkp .yiv1467004612ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ygrp-lc #yiv1467004612hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ygrp-lc .yiv1467004612ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span {font-weight:700;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span span {color:#ff7900;}#yiv1467004612 #yiv1467004612activity span .yiv1467004612underline {text-decoration:underline;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach div a {text-decoration:none;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612attach label a {text-decoration:none;}#yiv1467004612 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv1467004612 .yiv1467004612bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1467004612 .yiv1467004612bold a {text-decoration:none;}#yiv1467004612 dd.yiv1467004612last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1467004612 dd.yiv1467004612last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1467004612 dd.yiv1467004612last p span.yiv1467004612yshortcuts {margin-right:0;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612attach-table {width:400px;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title a, #yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title a:active, #yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title a:hover, #yiv1467004612 div.yiv1467004612file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a, #yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a:active, #yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a:hover, #yiv1467004612 div.yiv1467004612photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1467004612 div#yiv1467004612ygrp-mlmsg #yiv1467004612ygrp-msg p a span...yiv1467004612yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1467004612 .yiv1467004612green {color:#628c2a;}#yiv1467004612 .yiv1467004612MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv1467004612 o {font-size:0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612photos div {float:left;width:72px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612reco-category {font-size:77%;}#yiv1467004612 #yiv1467004612reco-desc {font-size:77%;}#yiv1467004612 .yiv1467004612replbq {margin:4px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg select, #yiv1467004612 input, #yiv1467004612 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg pre, #yiv1467004612 code {font:115% monospace;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-mlmsg #yiv1467004612logo {padding-bottom:10px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-msg p#yiv1467004612attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-reco #yiv1467004612reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-sponsor #yiv1467004612ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1467004612 #yiv1467004612ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv1467004612
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
Iya, baru nyadar tadi pagi.
Ternyata kalo habis full penuh upload belum pindah ke scanning virus, masih belum beneran selesai upload.

Moga2 nanti sore sempat saya kirim ulang attachment-nya

Regards,
Kid
Sent from my smart enough phone

> On Jul 24, 2019, at 09:27, Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
> Yth.. Mr. Kid
>
> Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.
> Lampiran contohnya tertinggal ?
>
> Tks
> ari
> On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>  
> Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,
> saya lampirkan contohnya ya...
>
> Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
> 1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
> 2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
> 3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
> 4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup seluruh Excel
> 5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan refresh all melalui menu DATA
>
> Selamat mencoba....
> Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot yang ada dalam file lampiran tersebut.
>
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:
> hmmm....
> bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan data-data yang akan diproses.
> Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
> Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di bagian values yang ingin ditampilkan ?
> Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique, dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci tersebut ?
>
> Bagaimana dengan data Anda ?
> Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
> Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya (entah ada isinya atau tidak).
> Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
> Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2 tabel data ?
> Wajarnya orang awam akan berkata begini :
> "eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan ikut wisuda tanggal segono loh"
> Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal lahir, dan sebagainya.
>
> Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi
>
> Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada kolom-kolom :
> kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
>
> Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
> Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode mahasiswa yang unique
> Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai di-remove duplicate blabla seperti di atas
> Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
> dst
> Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
> Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci setiap dimensi dan kolom-kolom sisa
>
> Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke data Anda..
>
> Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
> Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
> Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut 'tergantung konteks'.
> Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
> wkwkwk...
> kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...
>
> yo wis lah...
> sila dicoba saja dulu..
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>  
> Yth. Mr. Kid
>
> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak sesuai harapan.
> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>
> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut :
> 1.. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data model
> 2. membuat connection antar table, antar workbook
> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah dibuat.
>
> mohon pencerahannya ..
> terima kasih ari
>
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>  
> 1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?  
> > bisa iya dan bisa juga tidak
> > semua itu tergantung model data yang dipilih
> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik kebutuhan output
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
> > simpel kan...
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?  
> > tergantung kebutuhan
> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object xltable juga.
> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat
>
> hmmm...
> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>  
> Yth. Mr. Kid
>
>
> Mohon pencerahannya.
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email] [belajar-excel]
> <[hidden email]> menulis:
>  
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
> 4. Saya memakai office 2016  
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email] [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>  
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> Assalaamu'alaikum Wr. Wb.
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe )...
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1.. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya..
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> *Wassalaamu'alaikum Wr Wb*
>
> Ari
>
>
>
>
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot [1 Attachment]

Kid
Administrator
Terlampir

On Wed, Jul 24, 2019 at 1:26 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:

> Iya, baru nyadar tadi pagi.
> Ternyata kalo habis full penuh upload belum pindah ke scanning virus,
> masih belum beneran selesai upload.
>
> Moga2 nanti sore sempat saya kirim ulang attachment-nya
>
> Regards,
> Kid
> Sent from my smart enough phone
>
> On Jul 24, 2019, at 09:27, Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth.. Mr. Kid
>
> Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.
> Lampiran contohnya tertinggal ?
>
> Tks
> ari
> On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
>
> Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,
> saya lampirkan contohnya ya...
>
> Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
> 1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
> 2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
> 3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
> 4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya
> ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer
> setempat), kemudian tutup seluruh Excel
> 5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah
> ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan
> refresh all melalui menu DATA
>
> Selamat mencoba....
> Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot
> yang ada dalam file lampiran tersebut.
>
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:
>
> hmmm....
> bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan
> data-data yang akan diproses.
> Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
> Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di
> bagian values yang ingin ditampilkan ?
> Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique,
> dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci
> tersebut ?
>
> Bagaimana dengan data Anda ?
> Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara
> dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
> Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi
> pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya
> (entah ada isinya atau tidak).
> Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data
> yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
> Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai
> 2 tabel data ?
> Wajarnya orang awam akan berkata begini :
> "eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan
> ikut wisuda tanggal segono loh"
> Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar
> informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal
> lahir, dan sebagainya.
>
> Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
>
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
>
> Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada
> kolom-kolom :
> kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal
> yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang
> stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
>
> Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
> Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang
> kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode
> mahasiswa yang unique
> Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai
> di-remove duplicate blabla seperti di atas
> Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
> dst
> Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per
> record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya
> yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
> Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi
> bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci
> setiap dimensi dan kolom-kolom sisa
>
> Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke
> data Anda..
>
> Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
> Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
> Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya
> disebut 'tergantung konteks'.
> Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum
> keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
> wkwkwk...
> kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...
>
> yo wis lah...
> sila dicoba saja dulu..
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field
> yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table
> tidak sesuai harapan.
> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang
> sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>
> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat
> video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut
> :
> 1.. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data
> model
> 2. membuat connection antar table, antar workbook
> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah
> dibuat.
>
> mohon pencerahannya ..
> terima kasih ari
>
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
>
> 1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> > bisa iya dan bisa juga tidak
> > semua itu tergantung model data yang dipilih
> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
> kebutuhan output
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
> output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
> dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
> bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
> dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
> > simpel kan...
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> > tergantung kebutuhan
> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh
> si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi
> object xltable juga.
> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
> maslahat
>
> hmmm...
> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
>
> Regards,
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
> Mohon pencerahannya.
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel]
> <[hidden email]> menulis:
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
> Name Manager di sebuah worksheet.
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
> ETL)
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
> proses OLAP data modelling)
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
> 4. Saya memakai office 2016
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
> Kid
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe )...
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1.. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya..
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
>
>
>

xlKASUS.zip (242K) Download Attachment
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

RE: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

iqbal
Dear mr Kid,

Saat dilakukan refresh all, muncul error menyatakan file sedang di gunakan yang memang aktualnya sedang saya buka.







Thanks

Best Regards

Muhammad Iqbal

+62890909010/0811101854





From: [hidden email] <[hidden email]>
Sent: Wednesday, July 24, 2019 8:01 PM
To: BeExcel <[hidden email]>
Subject: Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot [1 Attachment]





Terlampir



On Wed, Jul 24, 2019 at 1:26 PM Mr. Kid <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:

Iya, baru nyadar tadi pagi.

Ternyata kalo habis full penuh upload belum pindah ke scanning virus, masih belum beneran selesai upload.



Moga2 nanti sore sempat saya kirim ulang attachment-nya

Regards,

Kid
Sent from my smart enough phone


On Jul 24, 2019, at 09:27, Eira I Arie [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Yth.. Mr. Kid



Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.

Lampiran contohnya tertinggal ?



Tks

ari

On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:







Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,

saya lampirkan contohnya ya...



Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :

1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas

2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif

3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka

4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup seluruh Excel

5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan refresh all melalui menu DATA



Selamat mencoba....

Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot yang ada dalam file lampiran tersebut.





Regards,

Kid





















On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:

hmmm....

bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan data-data yang akan diproses.

Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.

Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di bagian values yang ingin ditampilkan ?

Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique, dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci tersebut ?



Bagaimana dengan data Anda ?

Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?

Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya (entah ada isinya atau tidak).

Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?

Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2 tabel data ?

Wajarnya orang awam akan berkata begini :

"eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan ikut wisuda tanggal segono loh"

Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal lahir, dan sebagainya.



Diimil sebelum ini ada kalimat begini :

> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output
     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama
   susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output
   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi



Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada kolom-kolom :

kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai



Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.

Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode mahasiswa yang unique

Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai di-remove duplicate blabla seperti di atas

Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla

dst

Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.

Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci setiap dimensi dan kolom-kolom sisa



Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke data Anda..



Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.

Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".

Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut 'tergantung konteks'.

Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.

wkwkwk...

kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...



yo wis lah...

sila dicoba saja dulu..



Regards,

Kid





























On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Yth. Mr. Kid



Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak sesuai harapan.

Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?



proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut :

1.. beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data model

2. membuat connection antar table, antar workbook

3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table

4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah dibuat.



mohon pencerahannya ..

terima kasih ari





On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:





 

1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?

> bisa iya dan bisa juga tidak

> semua itu tergantung model data yang dipilih

> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik kebutuhan output

> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :

     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output

     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama

   susunan sederhana ini sering disebut star-schema

> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output

   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi



2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?

> kriterianya adalah karena dibutuhkan

> jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures

> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan

> simpel kan...



3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?

> tergantung kebutuhan

> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object xltable juga.

> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat



hmmm.....

rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...

tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...



Regards,

Kid















On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Yth. Mr. Kid



Mohon pencerahannya.



1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?



2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?



3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?



Terimakasih Mr. Kid

Dikirim dari Yahoo Mail di Android <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>



Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel]

<[hidden email] <mailto:[hidden email]> > menulis:



Wa'alaikumussalam wr wb



1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .

> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.



2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)

> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)



3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.

> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES

> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.

   Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.



4. Saya memakai office 2016

> saya tidak tahu jawabannya...



Wassalamu'alaikum wr wb

Kid





On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe )...

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1.. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.


Pertanyaan :

1.. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya..

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari










image001.png (13K) Download Attachment
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

Kid
Administrator
di imil yang lalu, sudah ditulis caranya :

> Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
> 1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
> 2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
> 3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
> 4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya
> ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer
> setempat), kemudian tutup seluruh Excel
> 5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah
> ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan
> refresh all melalui menu DATA


Kalau masih error, biasanya karena belum menggunakan Power Query dan Power
Pivot ter-update untuk versi Excel yang Anda gunakan. Coba update
office-nya. Untuk xl2013 ke bawah, cari update Power Query dan Power Pivot,
unduh, install, dan aktifkan. Untuk xl2016 ke atas, cari update power
pivot, unduh, install, dan aktifkan.

Regards,
Kid




On Thu, Jul 25, 2019 at 8:09 PM [hidden email] [belajar-excel] <
[hidden email]> wrote:

>
>
> Dear mr Kid,
>
> Saat dilakukan refresh all, muncul error menyatakan file sedang di gunakan
> yang memang aktualnya sedang saya buka.
>
>
>
>
>
> Thanks
>
> Best Regards
>
> Muhammad Iqbal
>
> +62890909010/0811101854
>
>
>
>
>
> *From:* [hidden email] <[hidden email]>
> *Sent:* Wednesday, July 24, 2019 8:01 PM
> *To:* BeExcel <[hidden email]>
> *Subject:* Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot [1
> Attachment]
>
>
>
>
>
> Terlampir
>
>
>
> On Wed, Jul 24, 2019 at 1:26 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:
>
> Iya, baru nyadar tadi pagi.
>
> Ternyata kalo habis full penuh upload belum pindah ke scanning virus,
> masih belum beneran selesai upload.
>
>
>
> Moga2 nanti sore sempat saya kirim ulang attachment-nya
>
> Regards,
>
> Kid
> Sent from my smart enough phone
>
>
> On Jul 24, 2019, at 09:27, Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth.. Mr. Kid
>
>
>
> Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.
>
> Lampiran contohnya tertinggal ?
>
>
>
> Tks
>
> ari
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
> Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,
>
> saya lampirkan contohnya ya....
>
>
>
> Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
>
> 1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
>
> 2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
>
> 3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
>
> 4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya
> ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer
> setempat), kemudian tutup seluruh Excel
>
> 5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah
> ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan
> refresh all melalui menu DATA
>
>
>
> Selamat mencoba....
>
> Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot
> yang ada dalam file lampiran tersebut.
>
>
>
>
>
> Regards,
>
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid <[hidden email]> wrote:
>
> hmmm....
>
> bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan
> data-data yang akan diproses.
>
> Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.
>
> Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di
> bagian values yang ingin ditampilkan ?
>
> Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique,
> dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci
> tersebut ?
>
>
>
> Bagaimana dengan data Anda ?
>
> Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara
> dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?
>
> Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi
> pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya
> (entah ada isinya atau tidak).
>
> Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data
> yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?
>
> Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai
> 2 tabel data ?
>
> Wajarnya orang awam akan berkata begini :
>
> "eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan
> ikut wisuda tanggal segono loh"
>
> Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar
> informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal
> lahir, dan sebagainya.
>
>
>
> Diimil sebelum ini ada kalimat begini :
>
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
>
>
> Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada
> kolom-kolom :
>
> kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal
> yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang
> stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai
>
>
>
> Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya.
>
> Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang
> kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode
> mahasiswa yang unique
>
> Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai
> di-remove duplicate blabla seperti di atas
>
> Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla
>
> dst
>
> Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per
> record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya
> yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.
>
> Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi
> bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci
> setiap dimensi dan kolom-kolom sisa
>
>
>
> Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke
> data Anda..
>
>
>
> Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.
>
> Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".
>
> Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya
> disebut 'tergantung konteks'.
>
> Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum
> keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.
>
> wkwkwk...
>
> kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...
>
>
>
> yo wis lah...
>
> sila dicoba saja dulu..
>
>
>
> Regards,
>
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
>
>
> Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field
> yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table
> tidak sesuai harapan.
>
> Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang
> sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?
>
>
>
> proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat
> video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut
> :
>
> 1... beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data
> model
>
> 2. membuat connection antar table, antar workbook
>
> 3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table
>
> 4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah
> dibuat.
>
>
>
> mohon pencerahannya ..
>
> terima kasih ari
>
>
>
>
>
> On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
> 1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
> > bisa iya dan bisa juga tidak
>
> > semua itu tergantung model data yang dipilih
>
> > model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik
> kebutuhan output
>
> > daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja,
> yaitu :
>
>      1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh
> nilai yang dibutuhkan output
>
>      banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang
> ada di tabel utama
>
>    susunan sederhana ini sering disebut star-schema
>
> > simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom
> yang dibutuhkan output
>
>    dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa
> dijadikan dimensi
>
>
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
> > kriterianya adalah karena dibutuhkan
>
> > jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan
> output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang
> dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures
>
> > nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke
> bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang
> dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan
>
> > simpel kan...
>
>
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
> > tergantung kebutuhan
>
> > yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh
> si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi
> object xltable juga.
>
> > jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk
> maslahat
>
>
>
> hmmm...
>
> rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...
>
> tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...
>
>
>
> Regards,
>
> Kid
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Mr. Kid
>
>
>
> Mohon pencerahannya.
>
>
>
> 1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari
> beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?
>
>
>
> 2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values
> ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau
> bagaimana ?
>
>
>
> 3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk
> penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable /
> dua2nya ?
>
>
>
> Terimakasih Mr. Kid
>
> Dikirim dari Yahoo Mail di Android
> <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature>
>
>
>
> Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid' [hidden email]
> [belajar-excel]
>
> <[hidden email]> menulis:
>
>
>
> Wa'alaikumussalam wr wb
>
>
>
> 1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> > salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object
> xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam
> Name Manager di sebuah worksheet.
>
>
>
> 2.. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> > power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses
> ETL)
>
> > power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut
> proses OLAP data modelling)
>
>
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya.
>
> > cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu
> field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES
>
> > Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh
> kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.
>
>    Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau
> membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.
>
>
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> > saya tidak tahu jawabannya...
>
>
>
> Wassalamu'alaikum wr wb
>
> Kid
>
>
>
>
>
> On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie [hidden email]
> [belajar-excel] <[hidden email]> wrote:
>
>
>
> Yth. Rekan Belajar Excel
>
>
> *Assalaamu'alaikum Wr. Wb.*
>
> Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin
> memanfaatkannya. Saya baru
> belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin
> menggabungkan
> beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
> report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
> mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
> Refresh all, hehehehe )...
>
> Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
> hasil coba power query pivot.
> Saya sudah mencoba hal berikut :
>
> 1.. File data disusun berkaidah database (excel table)
>
> 2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
> get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
> only create connection dan add data model dicentang.
>
> 3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
> membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
> saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
>
>
> Pertanyaan :
>
> 1.. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
> data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
> datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
> 02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .
>
> 2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?
>
> 3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
> sesuai case saya..
>
> 4. Saya memakai office 2016
>
> mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.
>
> Terima kasih.
>
> **Wassalaamu'alaikum Wr Wb**
>
> Ari
>
>
>
>
>
>
>
>
>

image001.png (13K) Download Attachment
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|

RE: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot

iqbal
Dear Mr Kid,

Ok sudah ketemu, issue terjadi karena path yang saya masukkan adalah path nya lokasi file yang saya buka, bukan path pada lokasi data.

Lokasi Path yang salah



lokasi path yang betul



Sekarang saya coba belajar nya.







Thanks

Best Regards

Muhammad Iqbal

+62890909010/0811101854







From: [hidden email] <[hidden email]>
Sent: Friday, July 26, 2019 6:57 AM
To: BeExcel <[hidden email]>
Subject: Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot





di imil yang lalu, sudah ditulis caranya :

Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :
1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas
2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif
3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka
4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup seluruh Excel
5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan refresh all melalui menu DATA



Kalau masih error, biasanya karena belum menggunakan Power Query dan Power Pivot ter-update untuk versi Excel yang Anda gunakan. Coba update office-nya. Untuk xl2013 ke bawah, cari update Power Query dan Power Pivot, unduh, install, dan aktifkan. Untuk xl2016 ke atas, cari update power pivot, unduh, install, dan aktifkan.

 

Regards,

Kid









On Thu, Jul 25, 2019 at 8:09 PM [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Dear mr Kid,

Saat dilakukan refresh all, muncul error menyatakan file sedang di gunakan yang memang aktualnya sedang saya buka.







Thanks

Best Regards

Muhammad Iqbal

+62890909010/0811101854





From: [hidden email] <mailto:[hidden email]>  <[hidden email] <mailto:[hidden email]> >
Sent: Wednesday, July 24, 2019 8:01 PM
To: BeExcel <[hidden email] <mailto:[hidden email]> >
Subject: Re: [belajar-excel] Belajar Power Query dan Power Pivot [1 Attachment]





Terlampir



On Wed, Jul 24, 2019 at 1:26 PM Mr. Kid <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:

Iya, baru nyadar tadi pagi.

Ternyata kalo habis full penuh upload belum pindah ke scanning virus, masih belum beneran selesai upload.



Moga2 nanti sore sempat saya kirim ulang attachment-nya

Regards,

Kid
Sent from my smart enough phone


On Jul 24, 2019, at 09:27, Eira I Arie [hidden email] <mailto:[hidden email]>  [belajar-excel] <[hidden email] <mailto:[hidden email]> > wrote:



Yth.. Mr. Kid



Terima kasih banyak, akan saya pelajari kembali.

Lampiran contohnya tertinggal ?



Tks

ari

On Tuesday, July 23, 2019, 07:56:06 PM GMT+7, 'Mr... Kid'  <mailto:[hidden email]> [hidden email] [belajar-excel] < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:







Begini, supaya semua BeExceller juga bisa ikutan belajar,

saya lampirkan contohnya ya....



Cara pakai file terlampir adalah sebagai berikut :

1. Pastikan untuk menggunakan xl2010 ke atas

2. Pastikan fitur PowerQuery dan PowerPivot sudah ter-install dan aktif

3. Unduh file terlampir, lalu extract ke manapun Anda suka

4. Buka file xlKasus.xlsx, lalu lakukan save as menjadi nama lain (supaya ter-save dengan versi PowerQuery dan PowerPivot yang ada di komputer setempat), kemudian tutup seluruh Excel

5. Buka file hasil save as, menuju sheet KASUS, baca lebih dulu, barulah ke sheet DATADEF untuk mengisi lokasi data sesuai keadaan setempat, dan refresh all melalui menu DATA



Selamat mencoba....

Setelah itu, baru didiskusikan bersama tentang PowerQuery dan PowerPivot yang ada dalam file lampiran tersebut.





Regards,

Kid





















On Tue, Jul 23, 2019 at 5:06 PM Mr. Kid < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:

hmmm....

bagaimana kalau ditonton ulang video-nya, lalu di-pause saat menampilkan data-data yang akan diproses.

Perhatikan baik-baik setiap tabel data yang digunakan dalam video.

Bukankah kebanyakan dari video tersebut selalu memiliki field nilai di bagian values yang ingin ditampilkan ?

Bukankah setiap tabel dimensi memiliki kolom kunci yang bersifat unique, dan kebanyakan berisi seluruh informasi spesifif terkait kolom kunci tersebut ?



Bagaimana dengan data Anda ?

Bukankah Anda mengira bahwa tabel yudisium dan tabel wisuda itu setara dengan tabel data lainnya (seperti tabel nilai) ?

Padahal jelas sekali bahwa setiap mahasiswa hanya wisuda 1 kali, jadi pasti setiap mahasiswa memiliki informasi spesifik berupa tanggal wisudanya (entah ada isinya atau tidak).

Dalam contoh data Anda, tidak ada data histori yudisium, berarti data yudisium tersebut adalah unique per mahasiswa. Bukan begitu ?

Lalu bagaimana bisa 2 informasi unique per mahasiswa itu dianggap sebagai 2 tabel data ?

Wajarnya orang awam akan berkata begini :

"eh tahu gak, si A yang cantik itu, tanggal segini dah yudisium dan akan ikut wisuda tanggal segono loh"

Artinya, informasi tanggal yudisium dan tanggal wisuda itu sekadar informasi spesifik tentang si mahasiswa, seperti nama mahasiswa, tanggal lahir, dan sebagainya.



Diimil sebelum ini ada kalimat begini :

> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :
     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output
     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama
   susunan sederhana ini sering disebut star-schema
> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output
   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi



Pada data Anda, kalau dijadikan satu tabel utuh seluruh datanya, akan ada kolom-kolom :

kode mahasiswa, nama mahasiswa, tanggal lahir, alamat, dsb, lalu, tanggal yudisium, tanggal wisuda, kode stase, nama stase, informasi lain tentang stase, nilai, keterangan nilai, dan sebagainya terkait si nilai



Dari satu tabel besar itu, bisa didapatkan tabel-tabel dimensinya...

Dimensi 1 : kode mahasiswa dan kolom lain yang unique per mahasiswa, yang kalau di-remove duplicate berdasar kolom-kolom itu akan menghasilkan kode mahasiswa yang unique

Dimensi 2 : kode statse dan kolom lain yang unique per stase, yang kalai di-remove duplicate blabla seperti di atas

Dimensi 3 : nilai dan kolom lain yang unique per nilai, yang blablabla

dst

Sampai bisa jadi akan berisisa kolom-kolom yang unique-nya adalah per record (berdasar seluruh kolom dalam tabel). Kolom-kolom sisa ini nantinya yang akan menjadi tuan rumah tabel utama.

Lalu semua kolom-kolom yang bisa diwakili oleh kolom kunci setiap dimensi bisa dihapus (dibuang) dari tabel utama, sehingga tersisa kolom-kolom kunci setiap dimensi dan kolom-kolom sisa



Setelah itu, barulah Anda lanjutkan lagi nonton videonya dan diterapkan ke data Anda..



Itu tadi cara sederhana untuk data yang relatif umum.

Jadi tidak bisa dikatakan "Harus menggunakan sstep begini lalu begono".

Karena selalu ada hal yang umum dan ada kondisi khususnya. Biasanya disebut 'tergantung konteks'.

Step di atas bisa mengawali pencarian informasi, apakah data terkena hukum keumuman data atau sudah masuk ke ranah hukum kondisi khususnya.

wkwkwk...

kok malah jadi kayak ushul fiqh-nya data analytic to...



yo wis lah...

sila dicoba saja dulu..



Regards,

Kid









 



















On Tue, Jul 23, 2019 at 4:24 PM Eira I Arie  <mailto:[hidden email]> [hidden email] [belajar-excel] < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:



Yth. Mr. Kid



Benar Mr. kid, bahwa case saya "selesai' hanya jika ada salah satu field yang diletakkan ke bagian values. Kalau tidak begitu, output pivot table tidak sesuai harapan.

Kalau memang begitu karena kurang sesuainya pemilihan model, kurang sesuainya di mananya , semestinya bagaimana ?



proses yg saya lakukan (berbeda dari langkah pada email lalu) , saya lihat video2 tutorial power pivot, sesuai pemahaman saya terapkan sebagai berikut :

1... beberapa excel table yang masing2 mempunya unique key,  di add data model

2. membuat connection antar table, antar workbook

3. membuat relationship dengan menghubungkan unique key antar table

4. membuat otput berupa pivot yang bersumber dari data model yang telah dibuat.



mohon pencerahannya ..

terima kasih ari





On Tuesday, July 23, 2019, 03:17:20 PM GMT+7, 'Mr. Kid'  <mailto:[hidden email]> mr.nmkid@gmail...com [belajar-excel] < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:







1.. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?

> bisa iya dan bisa juga tidak

> semua itu tergantung model data yang dipilih

> model data yang dipilih tergantung karakteristik data dan karakteristik kebutuhan output

> daripada puyeng, untuk awalan, pilih model data yang sederhana saja, yaitu :

     1 (satu) tabel utama [biasa disebut fact table] yang berisi seluruh nilai yang dibutuhkan output

     banyak tabel referensi [biasa disebut dimensi] dari setiap part yang ada di tabel utama

   susunan sederhana ini sering disebut star-schema

> simpelnya begini, buat saja dulu manual, 1 tabel berisi seluruh kolom yang dibutuhkan output

   dari satu tabel utama itu akan tampak, kolom mana saja yang bisa dijadikan dimensi



2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?

> kriterianya adalah karena dibutuhkan

> jadi, ketika pemilihan model datanya sudah sesuai dengan kebutuhan output, secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya field yang memang dibutuhkan output untuk diletakkan dibagian values. Namanya Measures

> nah... kalau kasus Anda bisa selesai setelah ada yang dimasukkan ke bagian values, padahal harusnya tidak butuh, berarti model data yang dipilih masih kurang sesuai dengan kebutuhan

> simpel kan...



3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?

> tergantung kebutuhan

> yang jelas, object xltable hanya berisi nilai-nilai yang dimiliki oleh si xltable. object sheet bisa berisi banyak nilai, bahkan bisa berisi object xltable juga.

> jadi kebutuhannya apa, dan ambilah sesuai kebutuhan (seperlunya) untuk maslahat



hmmm...

rasanya, jawabannya mbulet dan mengambang ya...

tapi kalau pertanyaannya demikian, memang jawabannya ya harus demikian...



Regards,

Kid















On Tue, Jul 23, 2019 at 1:19 PM Eira I Arie  <mailto:[hidden email]> [hidden email] [belajar-excel] < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:



Yth. Mr. Kid



Mohon pencerahannya.



1. Apakah dalam penyusunan power pivot, penempatan salah satu field dari beberapa table ke bagian values pivot adalah suatu keharusan ?



2. Kalau iya, apa kriteria pemilihan field yg diletakkan di bagian values ? Apakah field yg harus isinya lengkap data (tidak ada cell blank) atau bagaimana ?



3. Terkait pertanyaan saya kemarin, dalam load data ke query utk penggabungan data, sebaiknya pilih object sheet atau object xltable / dua2nya ?

 

Terimakasih Mr. Kid

 <https://go.onelink.me/107872968?pid=InProduct&c=Global_Internal_YGrowth_AndroidEmailSig__AndroidUsers&af_wl=ym&af_sub1=Internal&af_sub2=Global_YGrowth&af_sub3=EmailSignature> Dikirim dari Yahoo Mail di Android



Pada Sen, 22 Jul 2019 pada 20:17, 'Mr. Kid'  <mailto:[hidden email]> [hidden email] [belajar-excel]

< <mailto:[hidden email]> [hidden email]> menulis:



Wa'alaikumussalam wr wb



1. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .

> salah satunya adalah object sheet, dan satu yang lainnya adalah object xltable (coba perhatikan icon-nya, dan bandingkan dengan yang ada di dalam Name Manager di sebuah worksheet.



2.. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

> power query untuk meng-query data dari sumbernya (sering disebut proses ETL)

> power pivot untuk membentuk data warehouse virtual (sering disebut proses OLAP data modelling)



3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya.

> cari OLAP table yang berisi key yang unique, lalu pasang salah satu field yang ada di tabel itu ke bagian VALUES

> Pivot Table (berlaku disemua pivot table) akan menampilkan seluruh kombinasi item yang dipasang user dibagian ROWS dan COLUMNS.

   Bagian VALUES yang akan menyebabkan pivot table melakukan (atau membentuk) proses filter. VALUES yang blank akan di-hide.



4. Saya memakai office 2016

> saya tidak tahu jawabannya...



Wassalamu'alaikum wr wb

Kid





On Mon, Jul 22, 2019 at 3:38 PM Eira I Arie  <mailto:[hidden email]> [hidden email] [belajar-excel] < <mailto:[hidden email]> [hidden email]> wrote:

 

Yth. Rekan Belajar Excel


Assalaamu'alaikum Wr. Wb.

Saya tertarik dengan fitur excel power query power pivot dan ingin memanfaatkannya. Saya baru
belajar mencoba power query dan power pivot. Tujuan saya ingin menggabungkan
beberapa tabel lintas workbook, lintas sheet, lintas folder dan membuat
report power pivot. Sehingga bilamana ada penambahan record akan terasa
mudah dan efisien (katanya : sekali buat query dan power pivot, tinggal
Refresh all, hehehehe )...

Terlampir ada 4 buah file excel berupa 3 buah file data dan 1 buah file
hasil coba power query pivot.
Saya sudah mencoba hal berikut :

1.. File data disusun berkaidah database (excel table)

2. Saya membuat 1 file baru (00-hasil coba), saya coba buat query pada menu
get & transform new query, yang pertama sumber data file 01. Pilihan query,
only create connection dan add data model dicentang.

3. Setelah membuat 3 query (dari 3 file data), saya menuju data model untuk
membuat relasi antar query. Field NIM antar table saya hubungkan. Lalu coba
saya buat pivot, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan.


Pertanyaan :

1.. mengapa dalam proses import query terdapat pilihan table (padahal file
data 01 hanya ada 1 excel table (datamhs), muncul "duplikasi" bernama
datamhs1  ? Demikian pula waktu saya nambahkan query dari sumber data file
02 dan 03 juga terdapat semacam duplikasi table .

2. apa bedanya (kegunaan) power query dengan power pivot ?

3.. Mohon petunjuk langkah-langkah pembuatan power query dan power pivot
sesuai case saya..

4. Saya memakai office 2016

mohon kiranya dapat memberikan bimbingan.

Terima kasih.

*Wassalaamu'alaikum Wr Wb*

Ari










image001.png (13K) Download Attachment
image002.jpg (7K) Download Attachment
image003.jpg (9K) Download Attachment