Quantcast

[belajar-excel] mencocokan data

classic Classic list List threaded Threaded
13 messages Options
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

[belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
Be-exceller

Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan comment OK, dan NG
di file terlampir.

keterangan:
di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan menghasilkan hasil di kolom J
yang berbunyi OK/NG

terima kasih


amin

Change Component barcode.xlsm (33K) Download Attachment
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

aji mumpung
Pak Amin,

jika menggunakan formula, maka salah satu solusi adalah memanfaatkan fungsi
Match

=Match(C3;FL!$B$1:$B$113;*0*)

yang *dimerahin* berarti mengambil data yang sama persis, jika ditemukan
maka akan mengambil nomor baris pertama yang ditemukan (dalam contoh
terdapat 3 data yang sama), jika tidak ditemukan maka akan menghasilkan
#N/A, hasil Match ini jika dimasukan dalam logika If dengan syarat jika
hasil Match > 0 maka OK, jika tidak ada maka hasilnya NG
formula lengkapnya sbb:

=If(*Match(C3;FL!$B$1:$B$113;0)>0*;"OK";"NG")

jika memanfaatkan alamat dalam tabel maka formulanya sbb:

=If(*Match([@[Part No]];FL!$B$1:$B$113;0)>0*;"OK";"NG")

yang warna *biru* bisa diganti dengan fungsi CountIf yang akan menghitung
jumlah cacah data yang sama


wassalam,

-aji mumpung-


Pada 21 Oktober 2012 04:09, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:

> **
>
>
> Be-exceller
>
> Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan
> comment OK, dan NG
> di file terlampir.
>
> keterangan:
> di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan
> menghasilkan hasil di kolom J
> yang berbunyi OK/NG
>
> terima kasih
>
>
> amin
>
>  
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
be-exceller ; pak aji

setelah saya terapkan NG tidak muncul hanya #NA, berikut contohnya


terima kasih

amin


________________________________
 Dari: aji mumpung <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 5:50
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
Pak Amin,
jika menggunakan formula, maka salah satu solusi adalah memanfaatkan fungsi Match

=Match(C3;FL!$B$1:$B$113;0)

yang dimerahin berarti mengambil data yang sama persis, jika ditemukan maka akan mengambil nomor baris pertama yang ditemukan (dalam contoh terdapat 3 data yang sama), jika tidak ditemukan maka akan menghasilkan #N/A, hasil Match ini jika dimasukan dalam logika If dengan syarat jika hasil Match > 0 maka OK, jika tidak ada maka hasilnya NG
formula lengkapnya sbb:

=If(Match(C3;FL!$B$1:$B$113;0)>0;"OK";"NG")

jika memanfaatkan alamat dalam tabel maka formulanya sbb:

=If(Match([@[Part No]];FL!$B$1:$B$113;0)>0;"OK";"NG")

yang warna biru bisa diganti dengan fungsi CountIf yang akan menghitung jumlah cacah data yang sama


wassalam,

-aji mumpung-




Pada 21 Oktober 2012 04:09, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:

 


>Be-exceller
>
>
>Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan comment OK, dan NG
>di file terlampir.
>
>
>keterangan:
>di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan menghasilkan hasil di kolom J
>yang berbunyi OK/NG
>
>
>terima kasih
>
>
>
>
>amin

 

Change Component barcode.xlsm (33K) Download Attachment
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

Kid
Administrator
In reply to this post by ngademin Thohari
Pak Amin,

Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya
dengan formula pengkondisian seperti IF.
Sedangkan bentuk umum IF :
=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai
kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )

nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai
kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai
dicell tertentu, hasil formula tertentu
datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai
yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)

Contoh :
=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
Bahasa manusianya :
"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya
adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi
'masih kurang'. "

=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
Bahasa manusianya :
"Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai
suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks
berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak
ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "

nah... kalau ada kasus berbunyi :
"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti sama
dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya
berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka hasilnya
berupa teks berbunyi 'NG'"
kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga
gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.

Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula
adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang
dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika
memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya
dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula
lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh
kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria
(CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau
seluruh baris.

Sekarang beda lagi obrolannya.
Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di
sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique
record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No'
(kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti
'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi
kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di
sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh
ya...]
[jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga obrolan
ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]

Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci
tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan
terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa
hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya,
yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).

Contoh :
kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di sheet
'FL'
kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di sheet
'FL'
kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
maka kondisinya :
( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )

Yang biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
   biru                   hijau                    hasilnya
karena
TRUE                   TRUE                        1                    1 *
1
TRUE                   FALSE                       0                    1 *
0
FALSE                  TRUE                        0                    0 *
1
FALSE                  FALSE                       0                    0 *
0

Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus di
atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah penggunaan
bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan CountIFs. Pada
semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi dengan susunan biru
dan hijau di atas dengan bentuk :
*SumProduct(*   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  *)*

Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi biru dan hijau sebagai
berikut :
( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo  = 'FL'
kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1
1 adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean
menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
&    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data
teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya
sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang
melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah
record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa
perbedaan kecepatan prosesnya.

Wassalam,
Kid.


2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>

> **
>
>
> Be-exceller
>
> Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan
> comment OK, dan NG
> di file terlampir.
>
> keterangan:
> di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan
> menghasilkan hasil di kolom J
> yang berbunyi OK/NG
>
> terima kasih
>
>
> amin
>
>  __
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
be-exceller; Mr. Kid

setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya, yaitu:

data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data dari kolom C, dengan database di sheet FL,

kalau contohnya:

input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL

dan menghasilkan OK/NG,

maaf kalu saya kurang mengerti

terima kasih



Amin



________________________________
 Dari: Mr. Kid <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 9:00
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
Pak Amin,

Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya dengan formula pengkondisian seperti IF.
Sedangkan bentuk umum IF :
=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilaihasil IF jika sesuai kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )

nilaihasil IF jika sesuai kondisidan nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi bisaberupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)

Contoh :
=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
Bahasa manusianya :
"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi 'masih kurang'. "

=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
Bahasa manusianya :
"Jika jumlah item (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "

nah... kalau ada kasus berbunyi :
"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu ada item yang pasti sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata tidak ada item tersebut maka hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.

Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris.

Sekarang beda lagi obrolannya.
Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No' (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh ya...]
[jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]

Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya, yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).

Contoh :
kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di sheet 'FL'
kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di sheet 'FL'
kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
maka kondisinya :
( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  

Yang  biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
   biru                   hijau                    hasilnya            karena
TRUE                   TRUE                        1                    1 * 1
TRUE                   FALSE                       0                    1 * 0
FALSE                  TRUE                        0                    0 * 1
FALSE                  FALSE                       0                    0 * 0

Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk :
SumProduct(   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  )

Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi  biru dan hijau sebagai berikut :
( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo  = 'FL' kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1
1  adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
&    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa perbedaan kecepatan prosesnya.

Wassalam,
Kid.



2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>

 


>Be-exceller
>
>
>Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan comment OK, dan NG
>di file terlampir.
>
>
>keterangan:
>di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan menghasilkan hasil di kolom J
>yang berbunyi OK/NG
>
>
>terima kasih
>
>
>
>
>amin
>__
>

 
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

aji mumpung
pak Amin,

untuk kasus pak Amin solusinya sudah dijelaskan secara luas (panjang x
lebar) oleh Master Kid,
bocorannya: solusi ada di paragraf 8 sampai akhir yang dimulai dengan
kalimat:
"Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci
tertentu (kolom kunci lebih dari satu)," dan seterusnya

silakan dicoba dulu.. nanti hasilnya dishare ke sini lagi..

terus semangat pak..  ^_^

wassalam,

-aji mumpung-
*yang lagi pusing dapat tambahan ilmu dari mr Kid*

Pada 21 Oktober 2012 09:20, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:

> **
>
>
> be-exceller; Mr. Kid
>
> setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya,
> yaitu:
>
> data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data
> dari kolom C, dengan database di sheet FL,
>
> kalau contohnya:
>
> input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini
> akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL
>
> dan menghasilkan OK/NG,
>
> maaf kalu saya kurang mengerti
>
> terima kasih
>
>
>
> Amin
>
>
>   ------------------------------
> *Dari:* Mr. Kid <[hidden email]>
> *Kepada:* [hidden email]
> *Dikirim:* Minggu, 21 Oktober 2012 9:00
>
> *Judul:* Re: [belajar-excel] mencocokan data
>
>
> Pak Amin,
>
> Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya
> dengan formula pengkondisian seperti IF.
> Sedangkan bentuk umum IF :
> =IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai
> kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>
> nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai
> kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal,
> nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
> datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai
> yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>
> Contoh :
> =IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya
> adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi
> 'masih kurang'. "
>
> =IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di
> $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) ,
> maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item
> tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi
> 'gak ada di range data'. "
>
>
> nah... kalau ada kasus berbunyi :
> "Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti
> sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis
> hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka
> hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
> kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga
> gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
>
> Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula
> adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang
> dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika
> memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya
> dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula
> lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh
> kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria
> (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau
> seluruh baris.
>
> Sekarang beda lagi obrolannya.
> Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di
> sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique
> record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No'
> (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti
> 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi
> kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di
> sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh
> ya...]
> [jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga
> obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]
>
> Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci
> tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan
> terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa
> hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya,
> yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).
>
> Contoh :
> kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di
> sheet 'FL'
> kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di
> sheet 'FL'
> kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
> maka kondisinya :
> ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
> ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )
>
> Yang biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
> Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
> maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
>    biru                   hijau                    hasilnya
> karena
> TRUE                   TRUE                        1                    1
> * 1
> TRUE                   FALSE                       0                    1
> * 0
> FALSE                  TRUE                        0                    0
> * 1
> FALSE                  FALSE                       0                    0
> * 0
>
> Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus
> di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah
> penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan
> CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi
> dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk :
> *SumProduct(*   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
> ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  *)*
>
> Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi
> biru dan hijau sebagai berikut :
> ( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo/font>  = 'FL'
> kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1
>
> 1 adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean
> menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
> &    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data
> teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
> Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya
> sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang
> melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah
> record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa
> perbedaan kecepatan prosesnya.
>
> Wassalam,
> Kid.
>
>
>  2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>
>
> **
>
>  Be-exceller
>
> Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan
> comment OK, dan NG
> di file terlampir.
>
> keterangan:
> di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan
> menghasilkan hasil di kolom J
> yang berbunyi OK/NG
>
> terima kasih
>
>
> amin
>  __
>
>
>
>
>  
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
Be-exceller; Pak aji, Pak kid

hasil dari bocoran saya coba, untuk baris kedua hasilnya kok masih 0, apakah masih ada yang salah
saya memakai sumproduct, berikut sharenya



terimakasih

Amin

________________________________
 Dari: aji mumpung <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 10:34
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
pak Amin,

untuk kasus pak Amin solusinya sudah dijelaskan secara luas (panjang x lebar) oleh Master Kid,
bocorannya: solusi ada di paragraf 8 sampai akhir yang dimulai dengan kalimat:
"Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu)," dan seterusnya

silakan dicoba dulu.. nanti hasilnya dishare ke sini lagi..

terus semangat pak..  ^_^

wassalam,

-aji mumpung-
yang lagi pusing dapat tambahan ilmu dari mr Kid


Pada 21 Oktober 2012 09:20, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:

 


>be-exceller; Mr. Kid
>
>
>setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya, yaitu:
>
>
>data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data dari kolom C, dengan database di sheet FL,
>
>
>kalau contohnya:
>
>
>input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL
>
>
>dan menghasilkan OK/NG,
>
>
>maaf kalu saya kurang mengerti
>
>
>terima kasih
>
>
>
>
>
>
>Amin
>
>
>
>
>
>________________________________
> Dari: Mr. Kid <[hidden email]>
>Kepada: [hidden email]
>Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 9:00
>
>Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
>
>

>Pak Amin,
>
>Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya dengan formula pengkondisian seperti IF.
>Sedangkan bentuk umum IF :
>=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilaihasil IF jika sesuai kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>
>nilaihasil IF jika sesuai kondisidan nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi bisaberupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
>datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>
>Contoh :
>=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
>Bahasa manusianya :
>"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi 'masih kurang'. "
>
>=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
>Bahasa manusianya :
>"Jika jumlah item (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "
>
>
>nah... kalau ada kasus berbunyi :
>"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu ada item yang pasti sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata tidak ada item tersebut maka hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
>kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
>
>Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris.
>
>Sekarang beda lagi obrolannya.
>Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No' (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh ya...]
>[jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]
>
>Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya, yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).
>
>Contoh :
>kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di sheet 'FL'
>kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di sheet 'FL'
>kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
>maka kondisinya :
>( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
>( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  
>
>Yang  biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
>Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
>maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
>   biru                   hijau                    hasilnya            karena
>TRUE                   TRUE                        1                    1 * 1
>TRUE                   FALSE                       0                    1 * 0
>FALSE                 
 TRUE                        0                    0 * 1

>FALSE                  FALSE                       0                    0 * 0
>
>Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk :
>SumProduct(   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
>( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  )
>
>Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi  biru dan hijau sebagai berikut :
>( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo /font>  = 'FL' kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1
>
>1  adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
>&    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
>Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa perbedaan kecepatan prosesnya.
>
>Wassalam,
>Kid.
>
>
>
>2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>
>
>
>> 
>>Be-exceller
>>
>>
>>Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan comment OK, dan NG
>>di file terlampir.
>>
>>
>>keterangan:
>>di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan menghasilkan hasil di kolom J
>>yang berbunyi OK/NG
>>
>>
>>terima kasih
>>
>>
>>
>>
>>amin
>>__
>>
>
>
>

 

Change Component barcode.xlsm (35K) Download Attachment
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

aji mumpung
pak Amin,

dalam tabel, simbol @ artinya merujuk kepada 1 cell dalam kolom yang
sebelumnya diikuti tanda @ tersebut,
coba diperbaiki dengan cara menghilangkan tanda @ tersebut pada tabel di
sheet FL, ada 2 ya..

semangat pak.. pasti pak Amin bisa..
ibarat naik gunung, tinggal beberapa langkah lagi udah sampai di puncak..
tentu ada kebanggaan tersendiri jika pak amin berhasil menyelesaikannya..

wassalam,

-aji mumpung-

Pada 21 Oktober 2012 19:30, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:

> **
>
>
> Be-exceller; Pak aji, Pak kid
>
> hasil dari bocoran saya coba, untuk baris kedua hasilnya kok masih 0,
> apakah masih ada yang salah
> saya memakai sumproduct, berikut sharenya
>
>
>
> terimakasih
>
> Amin
>   ------------------------------
> *Dari:* aji mumpung <[hidden email]>
> *Kepada:* [hidden email]
> *Dikirim:* Minggu, 21 Oktober 2012 10:34
>
> *Judul:* Re: [belajar-excel] mencocokan data
>
>
> pak Amin,
>
> untuk kasus pak Amin solusinya sudah dijelaskan secara luas (panjang x
> lebar) oleh Master Kid,
> bocorannya: solusi ada di paragraf 8 sampai akhir yang dimulai dengan
> kalimat:
> "Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci
> tertentu (kolom kunci lebih dari satu)," dan seterusnya
>
> silakan dicoba dulu.. nanti hasilnya dishare ke sini lagi..
>
> terus semangat pak..  ^_^
>
> wassalam,
>
> -aji mumpung-
> *yang lagi pusing dapat tambahan ilmu dari mr Kid*
>
> Pada 21 Oktober 2012 09:20, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:
>
> **
>
>  be-exceller; Mr. Kid
>
> setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya,
> yaitu:
>
> data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data
> dari kolom C, dengan database di sheet FL,
>
> kalau contohnya:
>
> input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini
> akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL
>
> dan menghasilkan OK/NG,
>
> maaf kalu saya kurang mengerti
>
> terima kasih
>
>
>
> Amin
>
>
>   ------------------------------
> *Dari:* Mr. Kid <[hidden email]>
> *Kepada:* [hidden email]
> *Dikirim:* Minggu, 21 Oktober 2012 9:00
>
> *Judul:* Re: [belajar-excel] mencocokan data
>
>
> Pak Amin,
>
> Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya
> dengan formula pengkondisian seperti IF.
> Sedangkan bentuk umum IF :
> =IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai
> kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>
> nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai
> kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal,
> nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
> datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai
> yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>
> Contoh :
> =IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya
> adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi
> 'masih kurang'. "
>
> =IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di
> $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) ,
> maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item
> tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi
> 'gak ada di range data'. "
>
>
> nah... kalau ada kasus berbunyi :
> "Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti
> sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis
> hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka
> hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
> kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga
> gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
>
> Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula
> adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang
> dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika
> memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya
> dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula
> lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh
> kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria
> (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau
> seluruh baris.
>
> Sekarang beda lagi obrolannya.
> Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di
> sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique
> record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No'
> (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti
> 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi
> kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di
> sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh
> ya...]
> [jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga
> obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]
>
> Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci
> tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan
> terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa
> hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya,
> yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).
>
> Contoh :
> kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di
> sheet 'FL'
> kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di
> sheet 'FL'
> kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
> maka kondisinya :
> ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
> ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )
>
> Yang biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
> Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
> maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
>    biru                   hijau                    hasilnya
> karena
> TRUE                   TRUE                        1                    1
> * 1
> TRUE                   FALSE                       0                    1
> * 0
> FALSE                  TRUE                        0                    0
> * 1
> FALSE                  FALSE                       0                    0
> * 0
>
> Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus
> di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah
> penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan
> CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi
> dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk :
> *SumProduct(*   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
> ( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  *)*
>
> Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi
> biru dan hijau sebagai berikut :
> ( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo/font> /font>  = 'FL'
> kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1
>
> 1 adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean
> menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
> &    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data
> teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
> Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya
> sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang
> melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah
> record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa
> perbedaan kecepatan prosesnya.
>
> Wassalam,
> Kid.
>
>
>  /font>
> 2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>
>
> **
>
>  Be-exceller
>
> Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan
> comment OK, dan NG
> di file terlampir.
>
> keterangan:
> di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan
> menghasilkan hasil di kolom J
> yang berbunyi OK/NG
>
> terima kasih
>
>
> amin
>  __
>
>
>
>
>
>
>
>  
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
be-exceller ; pak aji

udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi ke NG

bisa ngga ya

Terima kasih

Amin



________________________________
 Dari: aji mumpung <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 19:45
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
pak Amin,

dalam tabel, simbol @ artinya merujuk kepada 1 cell dalam kolom yang sebelumnya diikuti tanda @ tersebut,
coba diperbaiki dengan cara menghilangkan tanda @ tersebut pada tabel di sheet FL, ada 2 ya..

semangat pak.. pasti pak Amin bisa..
ibarat naik gunung, tinggal beberapa langkah lagi udah sampai di puncak..
tentu ada kebanggaan tersendiri jika pak amin berhasil menyelesaikannya..

wassalam,

-aji mumpung-


Pada 21 Oktober 2012 19:30, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:

 


>Be-exceller; Pak aji, Pak kid
>
>
>hasil dari bocoran saya coba, untuk baris kedua hasilnya kok masih 0, apakah masih ada yang salah
>saya memakai sumproduct, berikut sharenya
>
>
>
>
>
>
>terimakasih
>
>
>Amin
>
>________________________________
> Dari: aji mumpung <[hidden email]>
>Kepada: [hidden email]
>Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 10:34
>
>Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
>
>

>pak Amin,
>
>
>untuk kasus pak Amin solusinya sudah dijelaskan secara luas (panjang x lebar) oleh Master Kid,
>bocorannya: solusi ada di paragraf 8 sampai akhir yang dimulai dengan kalimat:
>"Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu)," dan seterusnya
>
>
>silakan dicoba dulu.. nanti hasilnya dishare ke sini lagi..
>
>
>terus semangat pak..  ^_^
>
>
>wassalam,
>
>
>-aji mumpung-
>yang lagi pusing dapat tambahan ilmu dari mr Kid
>
>
>Pada 21 Oktober 2012 09:20, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:
>
>
>> 
>>be-exceller; Mr. Kid
>>
>>
>>setelah membaca postingan pak kid, ada yang kurang dari pertanyaan saya, yaitu:
>>
>>
>>data dari CHANGE KOMPONEN di kolom A adalah acuan untuk mencocokkan data dari kolom C, dengan database di sheet FL,
>>
>>
>>kalau contohnya:
>>
>>
>>input di change componen 1-12L akan diisi dengan 3N1209402400, data ini akan dicocokan dengan database yang ada di sheet FL
>>
>>
>>dan menghasilkan OK/NG,
>>
>>
>>maaf kalu saya kurang mengerti
>>
>>
>>terima kasih
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>Amin
>>
>>
>>
>>
>>
>>________________________________
>> Dari: Mr. Kid <[hidden email]>
>>Kepada: [hidden email]
>>Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 9:00
>>
>>Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
>>
>>
>> 
>>Pak Amin,
>>
>>Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya dengan formula pengkondisian seperti IF.
>>Sedangkan bentuk umum IF :
>>=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilaihasil IF jika sesuai kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>>
>>nilaihasil IF jika sesuai kondisidan nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi bisaberupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
>>datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>>
>>Contoh :
>>=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
>>Bahasa manusianya :
>>"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi 'masih kurang'. "
>>
>>=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
>>Bahasa manusianya :
>>"Jika jumlah item (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "
>>
>>
>>nah... kalau ada kasus berbunyi :
>>"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu ada item yang pasti sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata tidak ada item tersebut maka hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
>>kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
>>
>>Satu hal yang harus diusahakan secara maksimal dalam menyusun formula adalah membuat rujukan ke suatu range dengan area yang sekecil mungkin yang dibutuhkan. Jadi tidak ke seluruh kolom atau seluruh baris, kecuali jika memang sangat dibutuhkan. Rujukan ke seluruh kolom atau baris biasanya dibutuhkan ketika akan membuat suatu rujukan dinamis. Penggunaan formula lookup (VLookUp,HLookUp,LookUp,Match) diusahakan tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris. Beberapa fungsi yang membutuhkan kriteria (CountIF, SumIF, dsb) juga sebaiknya tidak merujuk ke seluruh kolom atau seluruh baris.
>>
>>Sekarang beda lagi obrolannya.
>>Pada sheet 'FL' ada 2 kolom. Saya ndak tahu apa makna kolom A (feeder) di sheet 'FL' tersebut. Tapi, seluruh data di sheet ini bersifat unique record. Artinya, tidak ada kombinasi 'feeder' (kolom A) dengan 'Part No' (kolom B) yang sama. Jadi, bisa terjadi ada 'Part No' yang sama, tapi pasti 'feeder' nya beda. Pada tabel seperti ini, biasanya kedua kolom menjadi kolom kunci jika akan melakukan komputasi antar tabel (antara tabel di sheet 'FL' dengan tabel di sheet 'Change Component'). [ini biasanya loh ya...]
>>[jadi kalau kasus ini tidak seperti yang diutarakan di atas, semoga obrolan ini bisa menjadi wacana yang bermanfaat kedepannya nanti]
>>
>>Untuk pengecekan ada atau tidaknya suatu record dengan kolom-kolom kunci tertentu (kolom kunci lebih dari satu), maka dilakukan perbandingan terhadap seluruh kolom kuncinya dengan hubungan antar kolom kunci berupa hubungan logika AND bahasa umumnya 'DAN' alias harus terpenuhi keduanya, yang setara dengan proses perkalian (pakai karakter asterik [*]).
>>
>>Contoh :
>>kriteria 1 : feeder di sheet 'Change Component' sama dengan feeder di sheet 'FL'
>>kriteria 2 : PartNo di sheet 'Change Component' sama dengan PartNo di sheet 'FL'
>>kedua kriteria harus terpenuhi, maka dihubungkan dengan asterik (*)
>>maka kondisinya :
>>( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
>>( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  
>>
>>Yang  biru akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
>>Yang hijau akan menghasilkan TRUE (setara 1) atau FALSE (setara 0)
>>maka hasil perkaliannya, hanya akan ada 4 macam, yaitu :
>>   biru                   hijau                    hasilnya            karena
>>TRUE                   TRUE                        1                    1 * 1
>>TRUE                   FALSE                       0                    1 * 0
>>FALSE                 
 TRUE                        0                    0 * 1
>>FALSE                  FALSE                       0                    0 * 0
>>
>>Jadi, pengkondisian untuk cek ada atau tidaknya suatu data seperti kasus di atas, pada kasus dengan multi kriteria, adalah dengan mengubah penggunaan bagian CountIF. Pada Excel 2007 ke atas, bisa menggunakan CountIFs. Pada semua versi bisa menggunakan SumProduct yang berisi kondisi dengan susunan biru dan hijau di atas dengan bentuk :
>>SumProduct(   ( 'Change Component' kolom Feeder = 'FL' kolom Feeder ) *
>>( 'Change Component' kolom PartNo = 'FL' kolom PartNo )  )
>>
>>Beberapa pengguna Excel menggunakan susunan kondisi  biru dan hijau sebagai berikut :
>>
( 'Change Component' kolom Feeder & 'Change Component' kolom PartNo /font>
/font>  = 'FL' kolom Feeder & 'FL' kolom PartNo ) * 1

>>
>>1  adalah sebagai pengkonversi data TRUE atau FALSE yang bertipe boolean menjadi data bernilai 1 atau 0 yang bertipe numerik.
>>&    adalah operator untuk menambahkan data teks (menyambung sebuah data teks dengan suatu teks lainnya yang sering disebut Concatenate)
>>Hasil dari kedua bentuk susunan secara umum adalah sama. Tapi, sepertinya sejak dulu sampai sekarang, proses concatenate adalah proses yang melelahkan bagi komputer. Jadi, ketika memproses suatu record mulai jumlah record tertentu (relatif terhadap spesifikasi komputer), akan terasa perbedaan kecepatan prosesnya.
>>
>>Wassalam,
>>Kid.
>>
>>
>>
/font>

>>2012/10/21 ngademin Thohari <[hidden email]>
>>
>>
>>> 
>>>Be-exceller
>>>
>>>
>>>Bagaimana cara membandingkan data berbeda sheet dengan menghasilkan comment OK, dan NG
>>>di file terlampir.
>>>
>>>
>>>keterangan:
>>>di sheet CHANGE KOMPONENT di kolom C akan dicocokkan dengan sheet FL dan menghasilkan hasil di kolom J
>>>yang berbunyi OK/NG
>>>
>>>
>>>terima kasih
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>amin
>>>__
>>>
>>
>>
>>
>
>
>

 

Change Component barcode.xlsm (35K) Download Attachment
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

aji mumpung
bisa pak,

ini saya kasih bocorannya lagi dari penjelasannya mr kid sebelumnya

[Quote]
Pak Amin,

Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya
dengan formula pengkondisian seperti IF.
Sedangkan bentuk umum IF :
=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai
kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )

nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai
kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai
dicell tertentu, hasil formula tertentu
datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai
yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)

Contoh :
=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
Bahasa manusianya :
"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya
adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi
'masih kurang'. "

=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
Bahasa manusianya :
"Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai
suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks
berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak
ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "

nah... kalau ada kasus berbunyi :
"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti sama
dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya
berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka hasilnya
berupa teks berbunyi 'NG'"
kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga
gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
[/QUOTE]

cara lain adalah menggunakan format cell yang ajaib..  untuk yang
menggunakan format cell ilmu saya belum sampai.. semoga nanti mr kid
bersedia menjelaskannya lagi

sementara dicoba dahulu dengan bocoran di atas pak,
tambahan bocoran lagi

didepan formula yang sudah ditulis oleh pak Amin ditambah IF, dibelakangnya
ditambah = dan diikuti nilai yang diuji, bisa 0 atau pun 1 (kan hasilnya
itu). stelah itu nilai jika nilai yang diuji benar, lalu nilai jika salah

oke.. dicoba dulu ya pak.. pasti dengan susah-susah di awal maka manfaat
yang didapat lebih besar dari kesusahannya..

wassalam,

-aji mumpung-

Pada 21 Oktober 2012 19:53, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:

> **
>
>
> be-exceller ; pak aji
>
> udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi
> ke NG
>
> bisa ngga ya
>
> Terima kasih
>
> Amin
>
>
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data

ngademin Thohari
Be-exceller ; Pak aji

sudah saya coba, apakah formulanya harus tambah kolom lagi?

Terima kasih


amin



________________________________
 Dari: aji mumpung <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 20:08
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
bisa pak,

ini saya kasih bocorannya lagi dari penjelasannya mr kid sebelumnya

[Quote]
Pak Amin,

Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya dengan formula pengkondisian seperti IF.
Sedangkan bentuk umum IF :
=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )

nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)

Contoh :
=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
Bahasa manusianya :
"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi 'masih kurang'. "

=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
Bahasa manusianya :
"Jika jumlah item (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "

nah... kalau ada kasus berbunyi : 
"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu ada item yang pasti sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata tidak ada item tersebut maka hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
[/QUOTE]

cara lain adalah menggunakan format cell yang ajaib..  untuk yang menggunakan format cell ilmu saya belum sampai.. semoga nanti mr kid bersedia menjelaskannya lagi

sementara dicoba dahulu dengan bocoran di atas pak,
tambahan bocoran lagi

didepan formula yang sudah ditulis oleh pak Amin ditambah IF, dibelakangnya ditambah = dan diikuti nilai yang diuji, bisa 0 atau pun 1 (kan hasilnya itu). stelah itu nilai jika nilai yang diuji benar, lalu nilai jika salah

oke.. dicoba dulu ya pak.. pasti dengan susah-susah di awal maka manfaat yang didapat lebih besar dari kesusahannya..

wassalam,

-aji mumpung-


Pada 21 Oktober 2012 19:53, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:

 


>be-exceller ; pak aji
>
>
>udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi ke NG
>
>
>bisa ngga ya
>
>
>Terima kasih
>
>
>Amin
>
>
>
>

 

Change Component barcode.xlsm (36K) Download Attachment
Kid
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Re: [belajar-excel] mencocokan data

Kid
Administrator
In reply to this post by aji mumpung
wow... sudah sampai dapat formula :
=*SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This
Row],[Part No]]=Table2[Part no]))*

Formula diatas kalimat utamanya adalah :
*SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This
Row],[Part No]]=Table2[Part no]))*

Bagian formula ini yang akan diuji oleh Pak Amin.
Jika hasil formula ini bernilai 1 (atau bukan 0) , maka hasilnya harus
menampilkan teks 'OK'
Jika hasil formula ini bernilai 0, maka hasilnya harus menampilkan teks 'NG'

Cara 1 : nilai cell hasil memang berisi suatu data bertipe teks
>> Formula yang sudah ada diberi tambahan IF (pada cell berformula
tersebut), sehingga bentuk formula menjadi :
=IF( formulanya = 1 , "OK" , "NG" )
*** INGAT *** tulisan formulanya adalah yang berbunyi sumproduct bla-bla
yang panjang tadi ya.


Cara 2 : nilai cell hasil berisi suatu angka kondisi, kemudian dibuat
tampil seolah-olah sebuah teks tertentu
>> Cara 2 ini disebut pengaturan Number Format (Angka yang ditampilkan
dengan format tertentu) alias 'pengaturan penampakan'
>> Cara memformat number :
Klik kanan cells -> pilih format cells -> pilih tab Number -> pilih Custom
-> tulis di-textbox susunan format penampakannya

>> Standar pengaturannya : (isian dalam textbox)
Setiap pengaturan, bisa berisi 4 bagian, yaitu :
penampakan_bilangan_positif   ;    penampakan_bilangan_negatif    ;
penampakan_angka_nol    ;   penampakan_data_teks

>> ketika hasil formula utama (yang dengan sumproduct itu),
-> jika 1 atau positif ditampakkan sebagai tulisan 'OK'
-> jika 0 ditampakkan sebagai tulisan 'NG'
berarti yang dipakai hanya yang biru (penampakan_bilangan_positif) dan
yang hijau
(penampakan_angka_nol)
"OK";;"NG";

>> selesai mengisi textbox pengaturan format, lalu tekan tombol OK

Kedua cara diatas bisa dilakukan secara langsung terhadap kolom hasil (bisa
ndak perlu membuat kolom baru)

Wassalam,
Kid.


2012/10/21 aji mumpung <[hidden email]>

> **
>
>
> bisa pak,
>
> ini saya kasih bocorannya lagi dari penjelasannya mr kid sebelumnya
>
> [Quote]
> Pak Amin,
>
> Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya
> dengan formula pengkondisian seperti IF.
> Sedangkan bentuk umum IF :
> =IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai
> kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>
> nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai
> kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal,
> nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
> datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai
> yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>
> Contoh :
> =IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya
> adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi
> 'masih kurang'. "
>
> =IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
> Bahasa manusianya :
> "Jika *jumlah item* (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti
> bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu
> teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya
> tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "
>
> nah... kalau ada kasus berbunyi :
> "Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu *ada item* yang pasti
> sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis
> hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata *tidak ada item* tersebut maka
> hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
> kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga
> gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
> [/QUOTE]
>
> cara lain adalah menggunakan format cell yang ajaib..  untuk yang
> menggunakan format cell ilmu saya belum sampai.. semoga nanti mr kid
> bersedia menjelaskannya lagi
>
> sementara dicoba dahulu dengan bocoran di atas pak,
> tambahan bocoran lagi
>
> didepan formula yang sudah ditulis oleh pak Amin ditambah IF,
> dibelakangnya ditambah = dan diikuti nilai yang diuji, bisa 0 atau pun 1
> (kan hasilnya itu). stelah itu nilai jika nilai yang diuji benar, lalu
> nilai jika salah
>
> oke.. dicoba dulu ya pak.. pasti dengan susah-susah di awal maka manfaat
> yang didapat lebih besar dari kesusahannya..
>
> wassalam,
>
> -aji mumpung-
>
> Pada 21 Oktober 2012 19:53, ngademin Thohari <[hidden email]>menulis:
>
> **
>>
>>
>> be-exceller ; pak aji
>>
>> udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi
>> ke NG
>>
>> bisa ngga ya
>>
>> Terima kasih
>>
>> Amin
>>
>>
>>
>  _
>
Reply | Threaded
Open this post in threaded view
|  
Report Content as Inappropriate

Bls: [belajar-excel] mencocokan data ==> membatasi kolom input

ngademin Thohari
be-exceller,

untuk masalah mencocokkan data hampir selesai, sekarang step selanjutnya yaitu membatasi input hanya di kolom
A,C,D,E,F,H,I

bisakah dengan memakai userform?

A B C D E F G H I J K
Feeder time Part No Lot. No Part Name Barcode No Qty Operator Name Verified By Value Judgement
1-12L 10:45 3N1210289700 3N2 10000 SC2719AV9302    10000   1 OK


Terima kasih

Amin

________________________________
 Dari: Mr. Kid <[hidden email]>
Kepada: [hidden email]
Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 22:55
Judul: Re: [belajar-excel] mencocokan data
 

 
wow... sudah sampai dapat formula :
=SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This Row],[Part No]]=Table2[Part no]))

Formula diatas kalimat utamanya adalah :
SUMPRODUCT((Table1[[#This Row],[Feeder]]=Table2[feeder])*(Table1[[#This Row],[Part No]]=Table2[Part no]))

Bagian formula ini yang akan diuji oleh Pak Amin.
Jika hasil formula ini bernilai 1 (atau bukan 0) , maka hasilnya harus menampilkanteks 'OK'
Jika hasil formula ini bernilai 0, maka hasilnya harus menampilkan teks 'NG'

Cara 1 : nilai cell hasil memang berisi suatu data bertipe teks
>> Formula yang sudah ada diberi tambahan IF (pada cell berformula tersebut), sehingga bentuk formula menjadi :
=IF( formulanya = 1 , "OK" , "NG" )
*** INGAT *** tulisan formulanya adalah yang berbunyi sumproduct bla-bla yang panjang tadi ya.


Cara 2 : nilai cell hasil berisi suatu angka kondisi, kemudian dibuat tampil seolah-olah sebuah teks tertentu
>> Cara 2 ini disebut pengaturan Number Format (Angka yang ditampilkan dengan format tertentu) alias 'pengaturan penampakan'
>> Cara memformat number :
Klik kanan cells -> pilih format cells -> pilih tab Number -> pilih Custom -> tulis di-textbox susunan format penampakannya

>> Standar pengaturannya : (isian dalam textbox)
Setiap pengaturan, bisa berisi 4 bagian, yaitu :
penampakan_bilangan_positif   ;    penampakan_bilangan_negatif    ;    penampakan_angka_nol    ;   penampakan_data_teks

>> ketika hasil formula utama (yang dengan sumproduct itu),
-> jika 1 atau positif ditampakkan sebagai tulisan 'OK'
-> jika 0 ditampakkan sebagai tulisan 'NG'
berarti yang dipakai hanya yang biru (penampakan_bilangan_positif) dan yang hijau (penampakan_angka_nol)
"OK";;"NG";

>> selesai mengisi textbox pengaturan format, lalu tekan tombol OK

Kedua cara diatas bisa dilakukan secara langsung terhadap kolom hasil (bisa ndak perlu membuat kolom baru)

Wassalam,
Kid.



2012/10/21 aji mumpung <[hidden email]>

 


>bisa pak,
>
>
>ini saya kasih bocorannya lagi dari penjelasannya mr kid sebelumnya
>
>
>[Quote]
>Pak Amin,
>
>Untuk cek ada atau tidaknya sebuah item pada sebuah kolom dimanapun, biasanya dengan formula pengkondisian seperti IF.
>Sedangkan bentuk umum IF :
>=IF(  datanya sesuai kriteria sebuah nilai ,  nilai hasil IF jika sesuai kondisi , nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi )
>
>nilai hasil IF jika sesuai kondisi dan nilai hasil IF jika tidak sesuai kondisi bisa berupa teks (diapit petik dua ["]), angka atau tanggal, nilai dicell tertentu, hasil formula tertentu
>datanya sesuai kriteria sebuah nilai berupa perbandingan atau suatu nilai yang menghasilkan benar (TRUE setara bukan 0) atau salah (FALSE setara 0)
>
>Contoh :
>=IF( a7 > "c" , 23 , "masih kurang" )
>Bahasa manusianya :
>"Jika nilai di A7 lebih dari karakter 'c' bernilai benar (TRUE) maka hasilnya adalah 23. Jika bernilai salah (FALSE) maka hasilnya suatu teks berbunyi 'masih kurang'. "
>
>=IF( CountIF( $g$1:$m$17 , "c" )  ,  "OK"  ,  "gak ada di range data" )
>Bahasa manusianya :
>"Jika jumlah item (bukan subtotal item) di $g$1:$m$17 yang pasti bernilai suatu teks 'c' bukan 0 (artinya ada) , maka hasilnya adalah suatu teks berbunyi 'OK'. Jika ternyata jumlah item tersebut adalah 0 (artinya tidak ada), maka hasilnya suatu teks berbunyi 'gak ada di range data'. "
>
>nah... kalau ada kasus berbunyi : 
>"Jika di sheet 'FL' kolom B pada range tertentu ada item yang pasti sama dengan nilai di cell C3 pada sheet 'Change Component' maka tulis hasilnya berupa teks 'OK'. Jika ternyata tidak ada item tersebut maka hasilnya berupa teks berbunyi 'NG'"
>kira-kira akan menjadi ada formulanya ? Mau mencoba ? kalau ndak mau juga gak apa-apa. nanti bisa nunggu postingan BeExceller lain.
>[/QUOTE]
>
>
>cara lain adalah menggunakan format cell yang ajaib..  untuk yang menggunakan format cell ilmu saya belum sampai.. semoga nanti mr kid bersedia menjelaskannya lagi
>
>
>sementara dicoba dahulu dengan bocoran di atas pak,
>tambahan bocoran lagi
>
>
>didepan formula yang sudah ditulis oleh pak Amin ditambah IF, dibelakangnya ditambah = dan diikuti nilai yang diuji, bisa 0 atau pun 1 (kan hasilnya itu). stelah itu nilai jika nilai yang diuji benar, lalu nilai jika salah
>
>
>oke.. dicoba dulu ya pak.. pasti dengan susah-susah di awal maka manfaat yang didapat lebih besar dari kesusahannya..
>
>
>wassalam,
>
>
>-aji mumpung-
>
>
>Pada 21 Oktober 2012 19:53, ngademin Thohari <[hidden email]> menulis:
>
>
>
>> 
>>be-exceller ; pak aji
>>
>>
>>udah pak diganti, kalau angka 1 di konversi ke OK dan angka 0 dikonversi ke NG
>>
>>
>>bisa ngga ya
>>
>>
>>Terima kasih
>>
>>
>>Amin
>>
>>
>>
>>
>
>_
>

 

Change Component barcode.xlsm (36K) Download Attachment
Loading...